proposal usaha MAYUBA FASHION


PROPOSAL USAHA
MAYUBA FASHION

Disusun oleh Kelompok 7 :

1.      Nia Ayu Nurjanah       2013316005
2.      Barokah                       2013316010
3.      Tuti Reyna Umayah    2013316011
4.      Yudha Prastiyowati    2013316012

PRODI EKONOMI SYARIAH-NON REGULER
JURUSAN SYARIAH DAN EKONOMI ISLAM
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PEKALONGAN
2018


KATA PENGANTAR
   Puji dan syukur senantiasa marilah senantiasa kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan hidayahnya proposal ini dapat terselesaikan, dimana proposal ini disusun sebagai pemenuhan  tugas mata kuliah Kewirausahaan. Dan tentunya apabila dalam penulisan proposal ini masih ada yang kurang sesuai dengan apa yang diharapkan, kritik dan saran yang tentunya bersifat membagun sangat diharapkan untuk memperbaiki tugas dalam penyusunan proposal di waktu selanjutnya.
Susunan dalam pembuatan proposal ini berdasarkan penyusunan proposal yang dalam hal ini membahas tentang suatu usaha di bidang fashion yang kami namakan “Mayuba Fahsion”.Oleh karena itu saya sebagai penyusun mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang mendukung atas terselesaikannya proposal ini atas segala bantuannya yang diberikan terutama Bapak Taufik Abadi S.E, M.E selaku dosen mata kuliah Kewirausahaan ini.
Kemudian peyusun berharap semoga proposal ini dapat bermanfaat bagi kalangan Mahasiswa secara umum dan usaha Mayuba Fashion bisa terealisasikan secara langsung di dunia bisnis.


 

Pekalongan, 22 Oktober 2018

 

Penyusun




DAFTAR ISI

Halaman Judul....................................................................................................... i
Kata Pengantar...................................................................................................... ii
Daftar isi................................................................................................................ iii
BAB I PENDAHULUAN................................................................................... 1
A.    Latar Belakang.......................................................................................... 1
BAB II DESKRIPSI BISNIS.............................................................................. 3
A.    Data perusahaan........................................................................................ 3
B.     Logo Perusahaan....................................................................................... 3
C.     Kepemilikan usaha dan struktur organisasi............................................... 4
D.    Visi Dan Misi ........................................................................................... 4
E.     Badan Hukum........................................................................................... 5
F.      Kesan / Counter Style............................................................................... 5
BAB III PENILAIAN TERHADAP PASAR.................................................... 6
A.    Konsumen Yang Dituju............................................................................ 6
B.     Jenis Usaha Yang Dibuat.......................................................................... 6
C.     Analisis Situasi.......................................................................................... 6
BAB IV RENCANA PEMASARAN................................................................. 8
A.    Jenis Produk Yang Ditawarkan................................................................. 8
B.     Penetapan Harga....................................................................................... 8
C.     Harga Jual Produk..................................................................................... 8
D.    Strategi Pemasaran.................................................................................... 8
E.     Sistem Penjualan....................................................................................... 8
BAB V PRODUKSI............................................................................................ 9
A.    Peralatan.................................................................................................... 10
B.     Kapasitas Produksi.................................................................................... 10
C.     Bahan Baku............................................................................................... 10
D.    Fasilitas Sarana.......................................................................................... 10
BAB VI ASPEK KEUANGAN.......................................................................... 11
A.    Modal Usaha............................................................................................. 11
B.     Biaya Produksi.......................................................................................... 11
C.     Biaya Tenaga Kerja................................................................................... 11
D.    Harga Jual Per Unit................................................................................... 12
E.     Penjualan Dalam 1 Bulan.......................................................................... 12
F.      Perhitungan Laba Perbulan....................................................................... 12
BAB VII PENUTUP............................................................................................ 13












BAB I
PENDAHULUAN
                                                                             
A.        Latar Belakang
Adanya peluang usaha yang cukup tinggi di Kota Pekalongan juga terkenal sebagai kota pengrajin batik dan semakin berkembangnya serta  semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang berhubungan dengan kebutuhan fashion, maka kami berinisiatif untuk membuka suatu usaha Fashion yang dimana produknya berdasarkan update-update fashion masa kini dan kami juga akan menyediakan layanan pemesanan untuk para konsumen ( order ) sehingga konsumen bisa menikmati hasil pesanannya sesuai keinginan.
Hingga saat ini sedikit demi sedikit usaha pakaian di Pekalongan mulai bertambah, namun itu tidak menyurutkan keinginan kami untuk membuka usaha Fashion store dan membuat Pekalongan bukan hanya menjadi Kota santri dan kota Batik, namun juga ingin menjadikan Pekalongan sebagai Kota Fashion sehingga mampu menarik para turis domestik maupun mancanegara .
Dengan bertambahnya kebutuhan masyarakat kami mencari terobosan agar masyarakat dapat tertarik dengan produk buatan kami dan mencari tahu apa yang diinginkan masyarakat di zaman modern ini dan melalui kreasi dan keuletan kami dalam berkarya di luar bidang akademik yaitu Desain, maka fashion pada masa kini bisa semakin berkembang dengan sangat cepat.
Kami berencana untuk membuat usaha fashion yang memadukan antara dua kebudayaan atau  lebih, contohnya seperti budaya pakaian orang Korea dengan pakaian orang Indonesia. dalam pakaian orang korea yang terkenal yaitu Hanbok. Hanbok adalah pakaian tradisional masyarakat Korea.Hanbok pada umumnya memiliki warna yang cerah, dengan garis yang sederhana serta tidak memiliki saku. Walaupun secara harfiah berarti "pakaian orang Korea", hanbok pada saat ini mengacu pada "pakaian gaya Dinasti Joseon" yang biasa dipakai secara formal atau semi-formal dalam perayaan atau festival tradisional. dalam pakaian hanbok tersebut kita akan memadukan dengan kain khas Indonesia yaitu batik. Batik di Indonesia sendiri memiliki banyak ragam corak dan warna, sangat cocok dipadukan dengan warna-warna batik yang soft dan corak pesisir yang sangat indah. Ditambah dengan banyaknya pakaian tradisional Indonesia yang rencananya juga akan kita padu padankan dengan pakaian budaya Korea dengan ciri khas yang ceria dan berwarna.
Maka dari itu kami membuat usaha fashion store yang kami beri nama "Mayuba Fashion". Nama tersebut terinspirasi dari nama kelompok kami yaitu Maya, Yudha, Ayu dan Barokah. Usaha ini akan bergerak dengan usaha-usaha dan inovasi yang akan kami desain secantik mungkin sehingga akan membuat minat para konsumen untuk memakai karya indah yang telah kami ciptakan dengan penuh keindahan. Kami akan membuat pakaian tradisional Korea tersebut dengan dipadupadankan dengan batik Indonesia yang sangat indah menjadi fashion casual yang tidak hanya bisa dipakai untuk acara formal namun untuk kegiatan sehari-hari.








BAB II
DESKRIPSI BISNIS

A.        Data Perusahaan
“Mayuba Fashion” merupakan usaha yang bergerak di bidang fashion dengan design pakaian tradisional Korea yang dipadupadankan dengan batik Indonesia yang sangat indah menjadi fashion casual,mulai dari atasan wanita, bawahan baju (rok atau celana), hingga gamis atau busana casual lainnya yang tidak hanya bisa dipakai untuk acara formal namun untuk kegiatan sehari-hari.
·         Nama Perusahaan                    : Mayuba Fashion
·         Bidang Usaha                         :  Fashion
·         Jenis Produk/ Jasa                   :Atasan, bawahan rok dan celana, Gamis
·         Alamat Perusahaan                 : Jl. raya Kedungwuni Timur RT/RW 05/06 kec. Kedungwuni Pekalongan
·         Nomor Telepon                       :083891112144, 089688141875 atau bisa order di nomer WA ini https://l.instagram.com/?u=https%3A%2F%2Fbit.ly%2F2KHV1ky&e=ATMG59vASpeeWORO8XfV7z8zuyVmGD7KbnfZ-fQyoZlLCh07-NdNilxoGcLKcvATW6ojugHUJ7DS8kXZ
B.       Logo Perusahaan

C.      Kepemilikan Usaha dan Struktur Organisasi
Usaha Fashion store  ini dimiliki oleh seluruh kelompok Mayuba Fashion.
1.      Nia Ayu Nurjanah sebagai Manager Mayuba fashion
Ø  Bertugas untuk memantau tentang jalannya usaha
2.      Barokah sebagai desainer produk
Ø  Bertugas untuk mendesain atau membuat rancangan baju agar produksi dapat berjalan
3.      Tuti Reyna Umaya sebagai kepala Produksi
Ø  Bertugas dalam awal dan akhir pembuatan fashion
4.      Yudha Prasetyawati sebagai Kepala Pemasaran Job Description
Ø  Bertugas mempromosikan produk Fashion
D.        Visi dan Misi
1.      Visi
Mengenalkan budaya Indonesia ke dunia Internasional melalui trand fashion dengan cara akulturasi budaya.
2.      Misi
a.       Menawarkan produk fashion yang uptodate.
b.      Memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen sehingga banyak yang menjadi pelanggan setia.
c.       Menawarkan keunggulan produk dari segi kualitas barang.
  E.         Badan Hukum
1)      Surat Resmi Usaha
Ø   Surat resmi izin usaha akan di berikan jika usaha yang didirikan telah memenuhi syarat.
2)      Bentuk  Badan Usaha
Ø  Usaha Fashion Store  ini berbentuk Badan usaha perseorangan
3)      Izin Usaha
Ø  Semua Administrasi tentang surat izin Usaha yang meliputi SITU, TDP, SIUP dan NPWP yang akan dilaksanakan pada tahap uji pelaksana.
4)      Status Kepemilikan Usaha
Ø  Kepemilikan usaha Fashion Store ini dimiliki secara individu / sendiri.
5)      AMDAL (Analisis Dampak Lingkungan)
Dampak yang di timbulkan dari Fashion store adalah:
Ø  Membuat bau yang tidak sedap dari proses pewarnaan
Ø  Limbah kain yang mungkin akan berceceran
Ø  Mencemari lingkungan.
Penyelesaian dan penanggulangan dari dampak lingkungan adalah:
Ø  Memakai alat pelindung seperti masker untuk proses pewarnaan
Ø  Menciptakan ramah lingkungan dengan cara, dalam proses produksi tidak menggunakan bahan-bahan kimia yang berbahaya
F.         Kesan / Counter Style
Kesan yang kami bangun dalam melayani pelanggan adalah “ Comfortable and High Service ". Sehingga pelanggan merasa nyaman dan senang dengan pelayanan kami dan membuat mereka selalu ingin kembali karena pelayanan kami yang memuaskan.

BAB III
PENILAIAN TERHADAP PASAR

A.        Konsumen yang Dituju
1.      Turis Domestik non Dosmetik
2.      Pelajar / Mahasiswa
3.      Masyarakat sekitar

B.         Jenis Usaha yang di buat
Usaha Fashion Store ini membuat jenis produk:
1.      1 set Hanbok style
2.      1 set gaun Hanbok

C.        Analisis Situasi
Kegiatan usaha ini dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT. Analisis SWOT sangat berguna untuk mengenali situasi, lingkungan, dan kondisi saat ini untuk keperluan pengambilan keputusan-keputusan menentukan langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan oleh perusahaan terhadap kelangsungan hidup aktivitas bisnisnya.
SWOT merupakan metode analisis perencanaan strategi (strategic planning) guna mengetahui peta faktor-faktor lingkungan eksternal dan internal suatu perusahaan atau unit bisnis sehingga menghasilkan kesimpulan yang berguna untuk memberi masukan terhadap pengambilan keputusan strategi dan memberi masukan prioritas strategi terhadap apa yang sebaiknya dilakukan terlebih dahulu oleh pengambil keputusan.

1.      Kekuatan (Strength):
§  Kerjasama
§  Kualitas sumber daya manusia (Bertanggung jawab , disiplin kerja , kreatif dan inovatif).
§  Dapat memenuhi kebutuhan pelanggan
§  Memberikan pelayanan terbaik terhadap pelanggan
§  Menjual produk yang berkualitas
§  Bahan baku yang digunakan dengan kualitas terbaik
§  Tidak menggunakan bahan – bahan yang berbahaya.
2.      Peluang (Oportunity):
§  Tingginya permintaan
§  Dengan tetap menjaga  mutu dan kualitas produk , kami yakin dapat bersaing walaupun harus dengan para wirausaha fashion yang sudah lebih dahulu betkecimpung dan atau yang lain di kemudian hari .
3.      Kelemahan (Weaknes)
§  Rendahnya modal kerja
§  Persaingan pasar dengan perusahaan yang berskala nasional
§  Sudah banyak bisnis yang serupa yang sudah berjalan.
4.      Hambatan (threaty):
§  Perekonomian labil
§  Perubahan harga pasar yang kurang dapat diprekdisi
§  Munculnya para usahawan usahawan baru yang sejenis.







BAB IV
RENCANA PEMASARAN

A.     Jenis Produk yang ditawarkan :
  1. set Hanbok style
  2. set Gaun Hanbok Style
B.     Penetapan Harga
Harga yang akan dikenakan adalah harga yang diperkirakan akan terjangkau oleh masyarakat sekitar dan yang sesuai dengan kualitas bahan dan desain yang kami buat. Adapun untuk selanjutnya harga akan disesuaikan dengan perkembangan selanjutnya.
C.    Harga Jual  Produk
Setelah memperhitungkan dengan cukup matang , akhirnya kami tetapkan sebagai harga awal berikut ini adalah tabel harga jasa produk yang ditawarkan.
1.      Set. Hanbok Style                         Rp.200.000
2.      Set Gaun hanbok                          Rp.220.000
D.    Strategi Pemasaran
Harga yang ditawarkan bervariasi  & relatif murah dengan harapan dapat dijangkau oleh semua kalangan, terutama kalangan pelajar atau mahasiswa. Harga yang ditawarkan sangat kompetitif & bersaing dengan tempat-tempat lain.
Kami menggunakan strategi harga penertasi, strategi harga multiple-unit price, dan dan strategi harga lining pricing untuk memberikan cangkupan harga yang berbeda pada lini produk yang berbeda.
Kami memasarkan Fashion Store  melalui promosi yaitu dengan:
§  Membuat Iklan melalui jejaring social
§  Membuat display di berbagai tempat
§  Melalui mulut ke mulut
§  Mengandalkan informasi dari pelanggan ke orang lain
§  Melalui brosur
§  Serta membuat advertisement secara online di internet agar bisa dijangkau masyarakat luas.
E.     Sistem Penjualan
1.      Penjualan Langsung
Sistem ini dilakukan secara langsung bertatap muka dan terjadi proses penawaran secara langsung antara penjual dan konsumen,
2.      Penjualan tidak langsung dengan system konsinyasi.
Sistem ini dilakukan antara lain dengan menitipkan kekios-kios atau pedagang kaki lima.
3.      Terima Pesanan
Konsumen datang ke tempat usaha/ke rumah pemilik usaha Fashion Store untuk memesan pesanan yang telah konsumen tentukan.















BAB V
PRODUKSI


A.        Peralatan Kerja
Peralatan kerja yang digunakan meliputi:
§  Mesin Jahit
§  Jarum
§  Gunting kain
§  Meja
§  Kursi
B.         Kapasitas Produksi
Dalam berwirausaha tujuan yang paling utama adalah memperoleh keuntungan. Keuntungan disini tergantung dari pemesanan model Hanbok Batik 10 pieces/setelan per hari
C.        Bahan Baku
Selain dalam pembuatan hanbok batik, kami juga membutuhkan bahan baku yang lain. Adapun rincian bahan baku pembuatan hanbok batik yaitu sebagai berikut:
§  Kain batik
§  kain katun kain sutera
§  Model hanbok terbaru
§  kreatifitas
§  benang
D.        Fasilitas sarana
Selain bahan baku, kami juga membutuhkan fasilitas-fasilitas pendukung :
§  Media social
§  Kendaraan bermotor
BAB VI
ASPEK KEUANGAN

A.        Modal Usaha                            
1.      Mesin Jait                                                             : Rp. 2.000.000
2.      Kain                                                                     : RP. 1.000.000
3.      Perlengkapan
( jarum, benang, meja, kancing, dll)                     : Rp.  1.000.000

Total Modal Usaha                                                     : Rp. 4.000.000

B.         Biaya Produksi per unit
         1. kain polos 2 unit @ 35.000 = 70.000
         2. kain batik 1 unit @50.000 = 50.000
total biaya produksi per unit Rp 120.000

Dalam satu bulan Mayuba Fashion memproduksi kira kira 40 set baju Hanbok dan gaun Hanbok.
Ø  Biaya Produksi perbulan .
40 pcs @ Rp. 120.000                        =          Rp. 4. 800.000

C.        Biaya tenaga kerja dalam satu bulan ( sesuai pesanan)
Rp. 700.000
D.        Harga Jual per unit
1.      Set. Hanbok stlye wanita             @Rp. 200.000
2.      Set. Gaun Hanbok                                    @Rp. 220.000
E.         Penjualan dalam 1 bulan
1.      15 Set. Hanbok stlye                    @Rp. 200.000 =         Rp 3.000.000
2.      25 Set. Gaun Hanbok                  @ Rp. 220.000=         Rp 5.500.000
Total penjualan dalam sebulan                                            Rp. 8.500.000

F.         Perhitungan Laba perbulan
Penjualan                                                         Rp. 8.500.000
Biaya Produksi                                                Rp. 4.800.000
Biaya tenaga kerja                                           Rp.     700.000
Laba   = Penjualan - ( Biaya Produksi + Biaya tenaga Kerja)
                        = Rp. 8.500.000  - Rp 5.500.000
                        = Rp 3.000.000















BAB VII
PENUTUP

Demikian Proposal Usaha “Mayuba Fashion” ini kami susun  semoga dengan adanya proposal ini akan menambah gagasan ide pokok yang luas dalam mengenal dunia usaha dan dapat di pergunakan dengan sebaik-baiknya.
Semoga dengan rahmat  Allah Yang Maha Esa proposal usaha ini berguna bagi nusa dan bangsa. AAMIIN.





Komentar

mayuba fashion